Blogger Layouts
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam haditsnya:

“Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya adalah wanita yang shalihah. Bila engkau memandangnya, ia menggembirakan (menyenangkan)mu. Bila engkau perintah, ia menaatimu. Dan bila engkau bepergian meninggalkannya, ia menjaga dirinya (untukmu) dan menjaga hartamu.”

Rabu, 16 Februari 2011

TUJUH TAHAP PERJALANAN HIDUP MANUSIA.......

بِسْــــــــــــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم





Sebagian besar manusia tidak menyadari bahwa ia adalah MAKHLUK ABADI, yang sedang singgah didalam kehidupan dunia ini. 
Bagi yang sudah menetap sekitar 60 tahun didunia ini tentunya harus sudah siap siap mungkin beberapa tahun lagi akan digusur dari kehidupan dunia ini dan  pindah kealamBERZAKH.

Sepanjang perjalanan hidup kita mulai dari alam Ruh sampai diakhirat kelak kita akan melalui 7 tahap perjalanan hidup: Alam Ruh, Alam rahim, Alam dunia, Alam barzakh, Hari berbangkit, Hari berhisab, Hari pembalasan.


Perjalanan panjang itu dimulai saat Allah menciptakan kita di ALAM RUH dan Berfirman: 

”Bukankah Aku Tuhanmu, Ruh menjawab betul kami bersaksi” ( Al A’raaf 172). 
Selanjutnya Allah meniupkan ruh itu ke dalam janin didalam rahim ibu, setelah 9 bulan  kita lahir kedunia sebagai bayi yang lemah.

Kemudian kita tumbuh menjadi dewasa, tua, dan wafat. 
Yang wafat dan mati hanyalah jasad kita, sedang kita sendiri sebagai mahluk ruh tetap hidup, melanjutkan perjalanan dialam barzakh (Al Baqarah 153, Ali Imran 169)......

Selanjutnya kelak dihari kiamat kita akan dibangkitkan kembali dengan tubuh yang baru (Yasin 51-52)......

Terus melanjutkan perjalanan hidup di Padangmahsyar untuk dihisab dan dimintai pertanggungan jawab atas semua perbuatan kita selama didunia......Setelah dihisab kita akan ditempatkan di syurga atau di neraka sesuai amal masing masing. Kekal – abadi  selama nya  di Syurga  atau  Neraka, tidak ada lagi kematian sesudah itu (Al Baqarah 39 dan 82).


Saat ini kita ada dialam dunia, masih ada 4 tahap kehidupan lagi yang harus kita jalani yaitu Alam Barzakh, Hari Berbangkit, Hari Berhisab, dan Hari Pembalasan kekal di Syurga atau Neraka. 
Sejak diciptakan dialam Ruh, kemudian lahir kedunia ini  kita adalah mahluk abadi yang tidak akan pernah musnah dan lenyap. Yang musnah dan lenyap hanya tubuh dan fisik kita, Ruh kita tetap kekal, melanjutkan perjalanan ke alam barzakh, dan kelak dihari berbangkit akan dikumpulkan di Padang mahsyar, untuk mempertanggung jawabkan semua yang telah kita lakukan didunia ini.

Sebagian besar manusia tidak menyadari tentang perjalanan yang abadi ini. 
Sebagian besar manusia hanya fokus pada kehidupan dunia, mereka hanya berfikir untuk kehidupan sampai hari tua. 

Untuk apa menabung ??? …jaminan hari tua.
Untuk apa ikut asuransi ???….jaminan hari tua.
Untuk apa ikut investasi ??? ….jaminan hari tua.
Untuk apa punya Deposito ??? ….jaminan hari tua.
Untuk apa punya beberapa buah rumah, mobil, tanah, kebun harta berlimpah ??? ….jaminan hari tua.

Sebagian besar manusia hanya berfikir untuk kehidupan sampai hari tua. Bagaimana kehidupan di Alam barzakh, Hari berbangkit, dan  hari pembalasan di akhirat kelak ????? …entahlah kebanyakan manusia tidak peduli. 
Mereka tidak yakin dengan kehidupan akhirat, mereka hanya tertarik membahas masalah kehidupan dunia. 
Hal ini telah disinyalir  Allah dalam surat Al Insan ayat 27:

 Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak memperdulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (hari akhirat). (Al Insan 27)

Bagaimana dengan kita ???? 
Sudahkah mempersiapkan diri untuk menempuh perjalanan panjang yang tidak ada limit waktunya? 
Sudahkah mempersiapkan perbekalan untuk menempuh perjalan di alam barzakh dan kehidupan akhirat kelak? . 
Ingat , kematian bukan akhir perjalanan hidup kita, kematian bukan akhir dari segala galanya, justru kematian adalah awal perjalan panjang yang tiada akhir.

Insya Allah  tidak demikan halnya dengan anda, mudah-mudahan anda termasuk orang yang ber-Iman dan yakin akan kehidupan akhirat. Mari kita tingkatkan amal ibadah kita, mari kita persiapkan bekal sebanyak banyaknya untuk menempuh perjalanan panjang yang tiada akhir pada kehidupan akhirat kelak. Firman Allah dalam surat Al Hasyr ayat 18 mengingatkan kita akan hal itu:

 Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al Hasyr 18)


Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab....

Tiada ulasan: